Puisi Ayah
UNTUK
AYAH
Oleh
Sizqa ID
Pagi
menapak mentari mulai merangkak lambat
Tenggelamkan
malam berjubah pekat
Alam
raya tampak melukis senyum hangat
Disudut
desa berlatar sawah
Dikayuhnya
sepeda tua dengan payah
Ayah,
tanpa lelah mengantarku bersekolah
Meski
peluhnya termakan usia
Seorang
diri memupukku hingga dewasa
Namun
senyum sayunya tampak berbicara
Memintaku
bercita sepenuh asa
Dengarlah
ayah, daku berjanji dikesaksian semesta
Kan
ku bahagiakan engkau disuatu masa
Meski
aku harus merenta ditenggelamkan air mata
Kesakitan
hidup seorang anak desa
Bukan
sekat untukku melemah ria
Untukmu
ayah, aku harus berjaya
Lampung, 24 Juli 2016
Komentar
Posting Komentar