Puisi Rembang Jawa Tengah
REMBANG
Oleh Siska Irma Diana
Aku sempat tertawa di pusat kota
Kulihat sekumpulan makhluk tua angkat bicara tetap
tertawa
Kendati puluhan kaki disemen umpama tembok rumah
Terik matahari Jakarta kala itu, tak seterik jiwa
yang meluruh dalam air mata
Kembali kutanyakan apa itu keadilan ?
Bagaimana sebenarnya bentuk kemanusiaan
Ketika warna warni toleransi menjadi pucat pasi
Sebentar lagi ada yang mati di negeri ini, ya hati
nurani
Haruskah aksi bangkit disetia sudut kota
Atau ku hampiri saja si pengusaha tak berasa
Kemudian kuberi es krim rasa vanila agar dia lebih
bahagia
Kemudian perlahan kubisikkan ditelinganya syair
kecewa
Bahwa atas nama sejahtera, KENDENG HARUS BAHAGIA!!
Ciputat, 04 April
2017
Komentar
Posting Komentar